Pengertian dan Sejarah Fotografi

Pengertian dan Sejarah Fotografi

Originally posted on April 15, 2021 @ 5:41 am

Pengertian dan Sejarah Fotografi – Kata Fotografi berasal dari kata bahasa Yunani, yakni Photos yang berarti cahaya dan Grato berarti melukis, jika digabungkan maka fotografi adalah proses melukis dengan menggunakan media cahaya. Jadi Fotografi berarti proses untuk menghasilkan gambar dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut.

Untuk menghasilkan foto yang bagus, kalian harus menghasilkan mengatur intensitas cahaya yang sesuai. Untuk mendapatkan pencahayaan yang sesuai, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya dengan mengubah kombinasi ISO, Aperture, dan Shutter Speed. Ketiga unsur tersebut disebut dengan Segitiga Exposure.

Sejarah Fotografi

Sejarah Fotografi

Pada tahun 1839 merupakan awal kelahiran fotografi, pada saat itu di negara Perancis dinyatakan secara resmi bahwa fotografi adalah sebuah terobosan teknologi. Pada saat itu, rekaman 2 (dua) dimensi sudah bisa dibuat secara permanen.

Awal mula sejarah Fotografi dimulai jauh sebelum Masehi, pada abad ke-5 Sebelum Masehi (SM). Pada saat itu seorang pria bernama Mo Ti mengamati suatu ruangan gelap yang terdapat sebuah kubang kecil (pinhole), saat dia melihat bagian pinhole tersebut, dia melihat pemandangan di luar ruang secara terbalik lewat lubang tersebut. Mo Ti adalah orang pertama yang menyadari fenomena tersebut.

Berabad-abad kemudian, banyak orang yang menyadari fenomena tersebut, seperti Aristoteles pada abad ke-3 SM dan seorang ilmuwan Arab Ibnu Al Haitam (Al Hazen) pada abad ke-10 SM yang berusaha untuk membuat dan mengembangkan alat yang kita sebut kamera.

Pada tahun 1558, seorang ilmuwan Italia, Glambattista dela porta menyebut Camera Obscura pada sebuah kotak yang membantu pelukis untuk menangkap bayangan gambar. Nama Kamera Obscura diciptakan oleh Johannes Kepler pada tahun 1611, Johannes Kepler membuat desain kamera portable yang dibuat seperti sebuah tenda. Di dalam alat tersebut sangat gelap, kecuali sedikit cahaya yang ditangkap oleh lensa yang membentuk gambar.

Berikut ini adalah desain Kamera Obscura pada zaman dahulu,

Berbagai penilitian dilakukan pada awal abad ke-17, seorang ilmuwan berkebangsaan Italia menggunakan cahaya matahari untuk merekam serangkaian kata pada pelat chloride perak. Tapi ia gagal mempertahankan gambar secara permanen. pada tahun 1900, Thomas Wedgwood orang berkebangsaan Inggris bereksperimen untuk merekam gambar positif ddari citra pada kamera obscura berlensa, tapi hasilnya sangat mengecewakan.

Humphery Davy melakukan percobaan lagi dengan Chlorida Perak, tapi nasibnya juga sama meskipun sudah berhasil menangkap gambar melalui kamera obscura tanpa lensa.

Akhirnya pada tahun 1824, seorang seniman lithography Perancis, Josep Nicephore Niepce, setelah 8 jam meng-exposed pemandangan di jendala kamarnya, melalui proses yang ia sebut Heliogravure (proses kerjanya mirip lithograph), berhasil membuat sebuah gambar yang agak kabur. Proses tersebut juga bisa mempertahankan gambar secara permanen.

View from the Window at Le Gras
View from the Window at Le Gras, dibuat oleh Joseph Nicephore Niepce

Lalu dia melanjutkan percobaan tersebut hingga tahun 1826, nah hal inilah yang menjadi sejarah awal lahirnya fotografi.

Penelitian terus berlanjut hingga pada tanggal 19 Agustus 1839, Louis-jacques Mande’ Daguarre dinobatkan sebagai orang pertama yang berhasil membuat foto yang sebenarnya. Sebuah gambar permanen pada lembaran plat tembaga perak yang juga dilapisi dengan larutan iodin yang disinari cahaya pemanas merkuri selama satu setengah jam. Proses tersebut dikenal dengan sebutan daguerreotype.

Baca Juga: Teknik Dasar Fotografi

Untuk membuat gambar secara permanen, pelat dicuci dengan larutan garam dapur dan asir suling. Pada bulan Januari 1839, Daguerre sebenarnya ingin mematenkan temuan tersebut, tapi pemerintah perancis berpikir jika temuan tersebut sebaiknya dibagikan secara cuma-cuma.

Boulevard du Temple
Boulevard du Temple, dibuat oleh Louis Daguerre

Semenjak itu fotografi terus berkembang dengan cepat. Melalui perusahaan Kodak Eastman, George Eastman mengembangkan fotografi dengan membuat dan menjual roll film serta kamera boks yang cukup praktis. Selain itu perbaikan lensa, film, shutter, dan kertas foto terus dilakukan.

Baca Juga: Jenis-Jenis Fotografi

Pada tahun 1950, Kamera Single Lens Reflek (SLR) mulai digunakan, negara Jepang pun mulai memasuki dunia fotografi dengan produksi kamera oleh Nikon yang kemudian disusul oleh Canon. Pada tahun 1972, kamera Polaroid temuan Edwin Land mulai dipasarkan. Kamera ini bisa menghasilkan gambar tanpa melalui proses pencetakan film.

Perkembangan kamera semakin pesat, hingga bermunculan kamera dengan resolusi tinggi tapi memiliki ukuran yang kecil. Hasil dari kamera ini juga berwarna, bukan hanya hitam putih saja.

Pengertian Fotografi

Pengertian Fotografi

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, fotografi berasal dari bahasa Yunani yaitu Photos yang berarti cahaya dan Grafo yang berarti melukis. Maka fotografi adalah proses melukis dengan menggunakan media cahaya.

Proses fotografi memanfaatkan pantulan cahaya dan mengenai objek pada media yang peka terhadap cahaya yang biasa disebut kamera.

Jenis-Jenis Fotografi

Jenis-Jenis Fotografi

Ada banyak sekali jenis-jenis fotografi dari zaman dulu sampai zaman sekarang. Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis fotografi, antara lain:

  1. Fotografi Jurnalistik
  2. Fotografi Dokumenter
  3. Fotografi Makro
  4. Fotografi Mikro
  5. Fotografi Pernikahan
  6. Fotografi Panorama
  7. Fotografi Makanan
  8. Fotografi Arsitektur
  9. Fotografi Jalanan
  10. Fotografi Alam

Sebenarnya masih ada banyak sekali jenis-jenis fotografi, jika Anda ingin membaca lebih lengkapnya bisa dibaca di jenis jenis fotografi.

Teknik-Teknik Fotografi

Teknik Fotografi

Di dalam dunia fotografi juga ada beberapa teknik yang harus Anda pelajari sebelum memotret objek, antara lain:

  1. Zooming
  2. Panning
  3. Freezing
  4. Bulb
  5. Field of View

Ada banya sekali teknik-teknik fotografi, untuk membaca lebih lengkapnya bisa dibaca di teknik fotografi.

Kesimpulan

Nah itulah sedikit penjelasan tentang fotografi. Jika Anda berminat dalam mempelajari fotografi, Anda bisa membaca artikel tentang fotografi di Kategori Fotografi. Apabila Anda masih bingung, silahkan tulis pertanyaan Anda di kolom komentar.