Tips & Teknik Foto Jurnalistik

Tips & Teknik Foto Jurnalistik

Originally posted on April 20, 2021 @ 4:15 pm

Saat mendengar kata Jurnalistik, pasti yang terlintas pertama di pikiran anda adalah seputar dunia wartawan/pers, berita, maupun media. Nah pada artikel ini asalkata akan menjelaskan mengenai foto jurnalistik mulai dari tips dan definisi fotografi jurnalistik lebih jelas.

Fotografi dengan jenis ini tentu sangat berbeda dengan bidang fotografi yang lainnya, fotografi jurnalistik merupakan bagian dari dunia jurnalistik yang menggunakan bahasa visual untuk menyampaikan pesan kepada para penonton foto Anda.

Foto Jurnalistik bukan hanya sekedar foto saja, ada beberapa etika yang harus diperhatikan seperti ada pesan yang harus disampaikan, batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar, serta ada momentum yang harus ditampilkan dalam sebuah frame foto. Dan hal yang sangat penting dalam fotografi jurnalistik adalah nilai-nilai kejujuran yang selalu didasarkan pada fakta obyektif semata.

Tips & Teknik Pemotretan Foto Jurnalis

tips foto jurnalistik

Untuk menjadi seorang fotografer jurnalis yang handal, anda harus berlatih terus menerus dan mempelajari pencahayaan pada kamera. Seorang fotografer jurnalis harus memahami jika foto jurnalis harus memiliki pencahayaan yang tepat dan ketajaman warna.

Berikut ini adalah beberapa tips foto jurnalis supaya terlihat lebih menarik dan indah.

1. Antisipasi

Sebaiknya anda harus berada di lapangan sebelum terjadi situasi yang sebenarnya, setelah datang di lapangan jangan lupa juga untuk lebih sering memotret.

Sehingga saat terjadi situasi yang sebenarnya kita tidak dibingungkan dengan setting kamera dan hanya fokus kepada mendapatkan momen yang sesuai.

2. Penilitian

Point yang kedua adalah penilitian, point ini berkaitan langsung dengan cerita yang kita bangun. Jika anda ingin mengunjungi suatu tempat yang belum pernah anda kunjungi, maka lakukanlah penelitian jauh-jauh hari menjadi hal yang penting.

Kita harus mengetahui mengenai daerah yang anda tuju terlebih dahulu, terutama isu apa saja yang ingin anda angkat.

3. Reach Out

Yang dimaksud reach out disini adalah memiliki banyak koneksi dan teman, hal tersebut berguna untuk membantu kita saat mengambil foto jurnalistik. Orang yang perlu anda kenal disini seperti pengemudi, fixer dan lain sebagainya.

4. Angle

Yang ke empat adalah angle atau sudut pengambilan gambar. Jika anda menemukan momen yang sesuai, cobalah untuk memperhatikan angle-nya. Hal tersebut sangat penting untuk memberikan persepsi pada foto yang akan dihasilkan.

Satu objek yang sama jika dipotret dengan beberapa angle yang berbeda, maka akan menghasilkan persepsi foto yang berbeda-beda juga. Menguasai angle foto juga tidaklah terlalu sulit. Jika anda ingin mempelajari angle foto, anda bisa membaca artikel mengenai angle fotografi di situs ini.

5. Komposisi

Setelah itu hal yang perlu anda perhatikan lagi adalah Komposisi, komposisi ini berperan untuk merapikan gambar. Jika sebuah objek dipotret tapi komposisinya berantakan, tentu saja akan mempersulit para penikmat foto mengerti makna dari foto tersebut.

Biasanya para fotografer akan menggunakan komposisi rule of third, rule of third adalah menempatkan objek di sepertiga frame kamera. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di komposisi fotografi.

6. Pencahayaan

Hal yang selanjutnya adalah lighting atau pencahayaan. Jika anda sudah menemukan momen, menentukan angle yang indah, dan sudah mengukur komposisi, tapi jika pencahayaan kurang, maka foto yang dihasilkan menjadi kurang menarik.

Atau bahkan sebaliknya jika pencahayaannya berlebihan, hasil fotonya akan menjadi over exposure. Jadi anda harus menyiasati pencahayaan supaya sesuai.

Untuk mendapatkan foto yang sesuai, anda harus mengatur segitiga Exposure untuk mendapatkan foto yang pas. Jika anda menggunakan kamera DSLR maupun mirrorless anda bisa dengan mudah mengatur exposure kamera.

Tapi jika anda menggunakan kamera pocket atau saku, anda mungkin tidak perlu mengatur segitiga Exposure, karena semua hal teknis tentang pencahayaan kamera dilakukan secara otomatis. Tapi hasil yang dihasilkan mungkin lebih bagus dengan mengatur exposure kamera.

Anda bisa mempelajari mengenai segitiga exposure di artikel segitiga exposure di situs ini.

Jenis-Jenis Fotografi Jurnalistik

jenis-jenis foto jurnalistik

Ada beberapa jenis berbeda dalam fotografi jurnalis, berikut ini adalah masing-masing penjelasan dari jenis fotografi jurnalistik, antara lain.

1. Foto Jurnalis Olahraga

Foto Jurnalis Olahraga adalah jenis fotografi jurnalis yang paling menarik. Hal tersebut dikeranakan ada banyak kejadian yang menarik dalam olahraga.

Foto jurnalis olahraga seperti pertandingan sepak bola, voli, basket dan lain sebagainya. Selain itu anda juga bisa memotret segala jenis event yang ada di pertandingan olahraga tersebut.

2. Foto Jurnalis Lingkungan

Foto jurnalis lingkungan adalah jenis fotografi jurnalis yang memotret inti keseluruhan dari subjek. Misalnya saja seperti para tentara, pekerja konstruksi, dan lain sebagainya.

Jenis fotografi ini lebih natural serta mudah untuk dimengerti tentang keseluruhan permasalahan yang ada di frame gambar.

3. Foto Jurnalis Karangan

Adalah foto kegiatan Human Interest, misalnya saja seperti pameran seni, berita bisnis, teknologi, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya.

Seluruh aspek tersebut menjadi kegiatan yang kreatif bagi fotografer, hal tersebut dikarenakan mereka bisa menggunakan teknik fotografi yang lebih menyentuh kepada para penikmat foto.

Prinsip Foto Jurnalistik

prinsip foto jurnalistik

Berikut ini adalah beberapa prinsip dari foto jurnalistik, antara lain.

  1. Simplicity (supaya jelas, in order)
  2. Texture (yang menghidupkan permukaan)
  3. Pattern (irama, pengulangan dari suatu bentuk)
  4. Contrast (yang kuat tapi tidak berlebihan)
  5. Motion (yang menghidupkan, gelora)
  6. Depth (berkedalaman)
  7. Detail (yang menyempurnakan ketajaman)
  8. Outline (meyakinkan, renyah, dan cespleng)
  9. Spontanity (jika subyek foto hidup)
  10. Form (bentuk sederhana tapi kuat)

Nah itulah tips fotografi jurnalistik yang perlu anda ketahui. Jika anda masih bingung, silahkan tulis pertanyaan anda di kolom komentar.