Mendobrak Mitos tentang Perdagangan Valas

Mendobrak Mitos tentang Perdagangan Valas

Dengan volume transaksi yang besar, perdagangan valas menjadi salah satu aktivitas perdagangan ekonomi yang cukup terkenal saat ini. Bahkan, jika dibandingkan dengan instrument perdgangan lainnya, sektor ini bisa menawarkan keuntungan dalam jumlah besar, meski volatilitasnya juga tak kalah besar. Sayangnya, meski bisa meraup untung dalam jumlah besar, tak sedikit trader yang terjebak dalam berbagai mitos menyesatkan.

Makin Banyak Transaksi Makin Untung

Terlepas dari tempat Anda melakukan perdagangan valas, baik di forex brokers Indonesia atau tempat lainnya, kenaikan jumlah transaksi yang Anda lakukan tidak akan serta merta meningkatkan jumlah keuntungan yang bisa diperoleh. Bahkan, fakta menunjukkan bahwa peluang trader meraup untung justru akan semakin besar jika trader berfokus pada beberapa pasangan mata uang tertentu.

Pergerakan Pasar Bisa Diprediksi

Berupaya memprediksi pergerakan harga mata uang bisa jadi sangat membantu, namun hal yang sama juga bisa menjerumuskan para trader. Prediksi yang dilakukan tanpa dasar, alasan, dan metode yang tepat dapat dengan mudah membutakan para trader. Hal ini terjadi karena terciptanya bias psikologis terhadap pasangan mata uang tertentu, terlebih jika trader memiliki keterikatan tersendiri dengan pasangan mata uang tersebut, berharap mendapatkan untung besar.

Untuk menghindari hal semacam ini, trader selalu disarankan untuk bertindak hati-hati, melakukan transaksi seesuai dengan sistem yang ada, dan siap menerima kerugian selaras dengan keuntungan yang dapat diperoleh. Bursa valas selalu bergerak dengan dinamis dan juga yang seharusnya menyuguhkan alasan bagi para trader untuk mengambil keputusan, bukan atas alasan lainnya. Jika trader berniat melakukan prediksi, maka hal ini harus didasarkan pada data yang bersumber dari pergerakan bursa, bukan sumber lain yang diragukan kebenarannya.

Semakin Kompleks Strategi, Semakin Bagus

Para trader kerap memulai perdagangan mereka dengan strategi sederhana sambil berharap akan keuntungan kecil. Kemudian, mereka beranggapan bahwa jika mereka mengembangkan strategi tersebut menjadi lebih kompleks, memasukkan berbagai variable baru, keuntungan tersebut dapat diperbesar. Namun, sayangnya, hal ini tidak selamanya terjadi.

Bukannya melihat pergerakan harga dan melakukan analisis teknikal maupun fundamental untuk melakukan prediksi, beberapa trader justru melakukan hal yang jauh lebih kompleks yang sebenarnya tidak diperlukan. Semua hal ini dilakukan dengan harapan bisa memperoleh keuntungan dalam jumlah besar. Sayangnya, pada kenyataannya, trader hanya membutuhkan keuntungan dalam jumlah kecil untuk setiap lot pasangan mata uang. Baru setelah dikalikan dengan total lot yang dimiliki, trader dapat memperoleh keuntungan besar, bukannya fokus meningkatkan keuntungan signifikan pada setiap lot.

Pengelolaan Modal Tidak Diperlukan

Pengelolaan modal dalalm perdagangan valas adalah factor terpenting dalam menentukan keberhasilan trader. Strategi ini tidak hanya sebatas menempatkan batas atas perdagangan valas. Namun, strategi ini menekankan jumlah dana yang akan ditempatkan pada risiko kerugian di setiap perdagangan, yang biasanya berada di angka 1%.

Di saat bersamaan, strategi ini juga melatih para trader untuk mengevaluasi jumlah perdagangan aktif yang dilakukan pada saat bersamaan. Tak hanya itu, trader juga dilatih untuk menakar perlu tidaknya melakukan lindung nilai atas transaksi yang dilakukan. Dengan berfokus pada pengelolaan modal perdagangan, seorang trader belajar untuk meningkatkan kemampuan transaksi mereka dari waktu ke waktu. Mengabaikan pengelolaan modal sangat berbahaya bagi setiap trader. Bahkan dengan strategi terbaik, melakukan hal ini sama artinya dengan mengantarkan diri sendiri menuju jurang kekalahan.